LAMPUNGONLINE – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung telah mengutus petugas ke Polres Lampung Timur dan memeriksa oknum polisi yang menembak terduga pencuri dari jarak dekat hingga tewas.

Oknum polisi tersebut diduga melanggar standar operasional prosedur (SOP).

Bidpropam Polda Lampung akan memberikan tindakan tegas terukur terhadap oknum polisi itu, yang videonya viral di media sosial (Medsos) dan aplikasi pesan WhatsApp.

Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan, mengatakan, sampai saat ini Propam masih melakukan identifikasi hasil video.

“Tim kita sudah turun ke Lampung Timur mengusut kejadian tersebut. Tim masih bekerja. Nanti kalau sudah datang, dia akan menyampaikan laporan secara lengkap, terkait kejadian pada 6 Juli 2019 lalu,” ujarnya, di sela puncak HUT Bayangkara ke-73, di Lapangan Korem 043/Gatam, Enggal, Bandar Lampung, Rabu (10/7/2019).

Perwira polisi dengan tiga melati di pundak ini mengaku pihaknya belum dapat memastikan berapa lama proses penyelidikan itu.

Saat ini pihaknya masih mengumpulkan para saksi saat peristiwa tersebut terjadi.

“Nanti kita lihat peristiwa, kejadian awal sampai akhir, memerlukan waktu menganalisa terhadap saksi-saksi yang ada di sana,” jelas Joas.

Namun, belum dapat dipastikan adanya pelanggaran dalam kasus ini, sebab pihaknya belum mendapat kepastian dan laporan dari tim penyidik.

Menurutnya, dalam peristiwa penangkapan itu, oknum polisi tersebut sedang menjalankan tugas dalam Operasi Sikat Krakatau 2019.

“Seperi apa dalam video itu, kita masih melakukan penyelidikan. Kalau memang ada pelanggaran, kita akan proses,” janji Joas.

Dia juga belum mau menyebutkan sanksi yang akan diberikan kepada oknum polisi, jika terbukti melakukan pelanggaran dari hasil identifikasi.

“Lihat nanti. Saya belum bisa bicara ke sana. Kita liaht dalam ukuran hukum internal bahwa jika ada pelanggaran tetap kita tegakkan (sanksi). Artinya, sejauh mana nanti tindakan tegas terukur yang akan dilakukan,” terang Joas.

Diberitakan sebelumnya, video viral aksi oknum polisi melumpuhkan terduga pelaku curanmor dari jarak dekat di Lampung Timur, viral.

Dalam video tersebut, pelaku curanmor itu tampak sudah tertangkap, baru kemudian ditembak.

Aksi itu menjadi pusat perhatian, lantaran pria terduga pelaku curanmor dipegang dua pria.

Seorang polisi berpakaian preman baju kaus warna putih kemudian mengambil senjata api milik terduga pelaku, sambil mengacungkan pistol jenis Revolver.

Terduga pelaku yang sudah tak berdaya itu terdengar meminta ampun. Namun, polisi berkaus putih itu tak peduli. Dia lalu menembak bagian kaki kanan pelaku.

Keesokan harinya, pelaku tewas saat sedang menjalani pengobatan di rumah sakit. (ika)

 

FOTO: Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan (kiri) | Ika