Wali Kota Bandar Lampung Bagikan DBH Rp 10 M untuk Petugas Pelayan Masyarakat

LAMPUNGONLINE Lebih dari 4.000 petugas pelayan masyarakat, terdiri dari RT dan kepala lingkungan (Kaling), serta aparat keamanan lingkungan yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, diberikan bantuan dana operasional oleh Pemkot Bandar Lampung dengan total Rp 10 miliar.

Dana insentif tersebut merupakan hasil dari pencairan dari Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan pertama 2019 dari Pemprov Lampung sebesar Rp 20 miliar.

Pembagian insentif tersebut digelar di Aula Gedung Semergou, Pemkot Bandar Lampung, Senin (1/7/2019), sejak pukul 08.00 WIB.

Untuk pembagian insetif RT dan kaling dibagi menjadi empat sesi, sedangkan babinsa dan bhabinkamtibmas dipisah menjadi sesi terakhir.

“Hari ini kita berikan insentif kepada mereka dan saya minta keamanan Kota Bandar Lampung dapat mereka jaga dengan aman, serta mampu membina warga setempat,” kata Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, usai pembagian bantuan.

Dijelaskan, uang Rp 10 miliar yang dibagikan merupakan hasil dari dana bagi hasil (DBH) yang sudah dibayarkan Pemprov Lampung pada tahun ini.

“Pemberian insentif untuk RT dan kalling sebesar masing-masing Rp 1,2 juta dan untuk Babinsa dan Bhabinkatibmas sebesar Rp 2 juta per bulan. Semua dana tersebut akan masuk ke dalam rekening mereka masing-masing,” ungkap Herman HN.

Wali kota dua periode itu meminta agar RT, kaling, babinsa, dan babinkamtibnas untuk menertibkan dan memberantas penyakit masyarakat (Pekat).

Seperti tempat indekos ataupun yang diduga sebagai ‘pemupuk’ penyakit masyarakat.

“Ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kita minta kos-kosan yang bukanya jam-jaman dan penjahat-penjahat yang sering pindah-pindah, mereka ini harus diberantas dan petugas keamanan lingkungan harus lebih memperhatikan kawasannya,” imbau Herman HN.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bandar Lampung, Trisno Anderas, mengatakan uang yang dianggarkan untuk para petugas keamanan lingkungan sebesar Rp 10 miliar.

“Dana insentif tersebut merupakan hasil dari pencairan DBH triwulan pertama 2019 dari Pemrov Lampung. Dana yang kami terima sebesar Rp 20 miliar, yang separuhnya digunakan untuk insentif, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT dan Kaling,” urainya. (ika)

 

FOTO: Ilustrasi/Istimewa

Next Post

Sebulan, Polresta Bandar Lampung Ungkap 16 Kasus Curanmor, 12 Pelaku-10 Motor Diamankan

Sen Jul 1 , 2019
LAMPUNGONLINE […]